logo

Quotes About Empowerment

Indonesia adalah negeri budak. Budak di antara bangsa dan budak bagi bangsa-bangsa lain.
~ Pramoedya Ananta Toer
Kau Pribumi terpelajar! Kalau mereka itu, Pribumi itu, tidak terpelajar, kau harus bikin mereka jadi terpelajar. Kau harus, harus, harus, harus bicara pada mereka , dengan bahasa yang mereka tahu
~ Pramoedya Ananta Toer
Dan bukankan satu ciri manusia modern adalah juga kemenangan individu atas lingkungannya dengan prestasi individual? Individu-individu kuat sepatutnya bergabung mengangkat sebangsanya yang lemah, memberinya lampu pada yang kegelapan dan memberi mata pada yang buta
~ Pramoedya Ananta Toer
Masa lalu tak perlu jadi beban, bila tak sudi jadi pembantu.
~ Pramoedya Ananta Toer
Negeri Matahari Terbit, negeri Kaisar Meiji itu berseru pada para perantaunya, menganjurkan: Belajar berdiri sendiri! Jangan hanya jual tenaga pada siapa pun! Ubah kedudukan kuli jadi pengusaha, biar kecil seperti apa pun; tak ada modal? berserikat, bentuk modal! belajar kerja sama! bertekun dalam pekerjaan!
~ Pramoedya Ananta Toer
Bagi orang atasan ingat-ingatlah itu Mas Nganten, tambah tinggi tempatnya tambah sakit jatuhnya. Orang rendahan ini boleh jatuh seribu kali, tapi ia selalu berdiri lagi. Dia ditakdirkan untuk sekian kali berdiri setiap hari.
~ Pramoedya Ananta Toer
apa yang sudah dibaca Kartini digenggamnya terus di dalam tangannya, dan ikut memperkuat moralnya
~ Pramoedya Ananta Toer
Perdagangan membikin orang terbebas dari pangkat-pangkat, tak membeda-bedakan sesama manusia, apakah dia pembesar atau bawahan, bahkan budak pun. Pedagang berpikiran cepat. Mereka menghidupkan yang beku dan menggiatkan yang lumpuh
~ Pramoedya Ananta Toer
Wanita itu Dewa. Wanita itu Kehidupan. Wanita itu Perhiasan.
~ Pramoedya Ananta Toer
Mereka berjabat tangan, seperti gunung berjabatan dengan samudera. Mereka hanya dua gumpal daging kecil, tetapi jiwanya lebih besar dari gunung, lebih luas dari laut, karena kereka ikut melahirkan sesuatu yang nenek-moyangnya dan bangsa-bangsa lain tidak atau belum melahirkannya: kemerdekaan.
~ Pramoedya Ananta Toer
Memerintah pekerja pun kau tidak bisa karena kau tak bisa memerintah dirimu sendiri, Memerintah diri sendiri kau tak bisa karena kau tak mau bekerja.
~ Pramoedya Ananta Toer
Tiap pemuda Indonesia bisa melakukan segala perjuangan dan pekerjaan kalau dia mau - Pak Komandan
~ Pramoedya Ananta Toer
Kakau mati dengan berani; kalau hidup dengan berani. Kalau keberanian tidak ada itulah sebabnya setiap bangsa asing bisa jajah kita.
~ Pramoedya Ananta Toer
Aku boleh seorang pelacur! Aku boleh seorang sampah masyarakat! Aku seorang bintang film gagal! Tapi beradat! Tidak. Aku juga punya tanah air. Aku Larasati, bintang ara. Sedang sebutan Miss pun aku tak pernah pakai. Ara! Cukup Ara. Mengapa mesti dengan Miss? Sebutan itu akan membuat aku berkulit putih. Apakah sebutan itu tantangan kaum pria, kalau aku milik siapa saja?
~ Pramoedya Ananta Toer
Perempuan itu harta, musti turut lelaki punya mau - Siti F. Yang Ditemui Di Pulau Buru
~ Pramoedya Ananta Toer
Tugas dokter Pribumi bukan saja menyembuhkan tubuh terluka dan menanggung sakit, juga jiwanya, juga hari depannya. Siapa akan melakukannya kalau bukan para terpelajar? Dan bukankah satu ciri manusia modern adalah juga kemenangan individu atas lingkungannya dengan prestasi individual? Individu-individu kuat sepatutnya bergabung, mengangkat sebangsanya yang lemah, memberinya lampu pada kegelapan dan memberi mata yang buta.
~ Pramoedya Ananta Toer
Uh, Hindia, negeri yang hanya dapat menunggu-nunggu hasil kerja Eropa!
~ Pramoedya Ananta Toer
Apakah yang bisa diperbuat oleh seorang perempuan?
~ Pramoedya Ananta Toer
Kalau sampeyan nanti pulang, tolong ajak saya, bawa saya ini. Saya akan sangat berterimakasih kalau sampean bisa bawa saya keluar dari daerah ini. Saya sudah cukup lama disiksa oleh keadaan, sementara saya tidak tahu jalan keluar - Sulastri Dari Sompok Semarang Yang Dibuang Jepang di Pulau Buru
~ Pramoedya Ananta Toer
Age is truly an oppression for women.
~ Pramoedya Ananta Toer
Maka juga setiap kebawelan wanita harus dilawan dengan kebawelan lain.
~ Pramoedya Ananta Toer
Para dewapun tak jarang belajar dari manusia, bahkan dibebaskan oleh manusia.
~ Pramoedya Ananta Toer
Kami berhak untuk tidak menjadi bodoh.
~ Pramoedya Ananta Toer
Perbudakan tidak aku benarkan. Siapapun tidak dibenarkan untuk menjadikan saudaranya sendiri budak dan bukan saudaranya sendiri menjadi budak.
~ Pramoedya Ananta Toer